Thursday, December 1, 2011

Mantan Isteri Benarkan Masih Berhubungan Badan dengan Ustad Solmed



Dewi Yuliawati – Mantan Isteri Ustad Solmed
Ustadz Solmed: ”Wah lumayan nih makan siang se-encrit dua encrit (mengajak melakukan hubungan badan).
Kata Dewi, jika keinginan Solmed tak dipenuhi, dirinya kadang diminta turun di jalan tol. “Kalau saya enggak nuruti apa kata dia. Saya diputer-puterin di tol. Saya sudah enggak mau, saya tahu itu dosa.
“Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu…” (Qur’an Sura 33:51) 
JAKARTA – Dewi Yuliawati kembali buka suara seputar hubungannya dengan mantan suaminya, Ustadz Solmed.
Dewi tak membantah pemberitaan di sebuah tabloid Ibu Kota yang memuat pengakuannya, jika dirinya masih melakukan hubungan suami istri walau telah bercerai.
“Terus terang, jadi apa yang saya omongkan di tabloid itu benar. Saya cerita itu apa adanya, jadi saya enggak tahu itu ditulis, karena saya bukan seorang publik figur,” kata Dewi saat menggelar press konferensi di Ruko Plaza 3, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (20/11/2011).

Monday, November 28, 2011

Tuti Diperkosa 9 Orang Malah Divonis Pancung

Arab Saudi yang digadang sebagai negara suci karena merupakan destinasi ritual Naik Haji kaum Muslim ternyata menyisakan beribu tanda tanya besar karena pelanggaran hak asasi manusia berat. Sebuah berita lain yang memilukan hati, menyisakan pertanyaan, masih relevankah agama ini untuk dunia modern saat ini?
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Orang tua Tuti Tursilawati (27), Titi Sarniti seakan kehabisan kata-kata untuk mengungkap kepedihan hatinya. Itu karena anaknya tengah menunggu vonis pancung oleh pemerintah Arab Saudi.
Sambil terisak, Titi mengungkap, dua minggu yang lalu ia sempat berkomunikasi dengan anaknya Tuti. Saling menyapa, menanyakan keadaan dalam kondisi baik satu sama lain. Meski Titi tak bisa menyimpan rasa sedihnya, anaknya kini tinggal menunggu vonis atas tuduhan melakukan pembuhunan terhadap majikannya di Arab Saudi.

Tuesday, November 8, 2011

Ustad Cabuli 36 Muridnya

Perisai.net- POLRES Jakarta Utara akan terus menyelidiki kasus pencabulan yang dilakukan oleh KH Kosim Cotib (72) seorang guru ngaji terhadap 36 orang muridnya. Hal tersebut dikarenakan keluarga para korban bersedia membuat laporan polisi.
“Dengan adanya laporan korban, maka kasus ini akan terus kita tindak lanjuti. Memang sebelumnya polisi belum menindak lanjuti kasus tersebut karena para pelapor baru sebatas menyampaikan delik aduan,” ujar Kabaghumas Polres Jakarta Utara, Kompol Maskur B Chaniago, saat dihubungi, Kamis (3/11/2011).
Menurut Maskur, saat pelapor baru menyampaikan delik aduan, polisi belum dapat melanjutkan kasusnya. Hal tersebut dikarenakan, kemungkinan aduan itu dicabut korban selama ada penyelesaian secara kekeluargaan antara pelapor dan pelaku yang dituduh. “Namun setelah adanya kemauan para korban untuk membuat laporan, maka kita akan melanjutkan penyedikan kasus pelecehan tersebut,” ungkapnya.

Friday, October 28, 2011

‘Klub Islami Istri Patuh’ Ajak Pria Poligami Gauli Semua Istri Bersamaan

“Itu benar-benar penghinaan bagi gerakan hak-hak wanita. “Kami telah melangkah sejauh ini untuk menyatakan kaum wanita bukan cuma obyek seks,”
Buku yang dipersoalkan: “Seks Islam, Perangi Yahudi untuk Kembalikan Seks Islam kepada Dunia”

Kuala Lumpur – Masih ingat dengan “Klub Istri Patuh” di Malaysia yang menghebohkan beberapa waktu lalu? Kini kelompok poligami itu kembali menuai kontroversi dengan menerbitkan buku panduan seks Islami. Buku itu menyerukan kaum pria yang berpoligami untuk berhubungan seks dengan semua istrinya pada waktu bersamaan.

Bahkan dalam buku setebal 115 halaman itu, ada sebuah bab berjudul: “Bagaimana Seks Menjadi Ibadah” yang berisi penjelasan blak-blakan mengenai seks, salah satunya ajaran tentang mencumbu payudara. Demikian seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Jumat (14/10/2011).

Belum lama ini, klub tersebut menjadi bahan pemberitaan dengan imbauan radikalnya mengenai seks dan pernikahan. Imbauan itu termasuk agar kaum istri melayani suami-suami mereka di tempat tidur dengan lebih baik daripada pelacur untuk mencegah suami mereka selingkuh. Saat peluncurannya pada Juni lalu, “Klub Istri Patuh” menyatakan telah memiliki 800 anggota di Malaysia dan 200 lainnya di negara-negara lain.

Jamil Khir Baharom, Menteri Malaysia yang bertanggung jawab atas masalah-masalah Islami, telah berjanji akan menyelidiki isi buku kontroversial tersebut. Penerbitan buku ini memang sangat berani mengingat Malaysia melarang buku-buku yang dianggap pornografi atau menghina Islam.

Maria Chin Abdullah, direktur eksekutif kelompok pembela wanita, Empower, menyebut buku tersebut sebagai penghinaan atas peran wanita. “Itu benar-benar penghinaan bagi gerakan hak-hak wanita. “Kami telah melangkah sejauh ini untuk menyatakan kaum wanita bukan cuma obyek seks,” cetusnya.

Wednesday, October 26, 2011

Perempuan Ini Dicambuk 10 Kali Gara-Gara Menyetir Mobil Sendirian

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH–Hanya gara-gara mengemudi, Samar Badawi, perempuan asal Arab Saudi kini terancam badannya lebam-lebam akibat kena cambuk. Pengadilan di Arab Saudi menjatuhkan vonis cambuk 10 kali terhadap Samar karena ia terbukti mengemudi seorang diri tanpa izin dari pemerintah.

Vonis ini baru jatuh Selasa lalu, demikian kata Shaima Ghassaniya, rekan Samar. Hukuman ini cukup mengejutkan. Karena dua hari sebelum vonis, Raja Abdullah memutuskan memberikan hak suara bagi kaum hawa di Arab Saudi, termasuk menjadi calon legislatif tingkat kabupaten.

Hukum Arab Saudi memang ketat. Perempuan harus memiliki izin dari pria untuk bekerja, bepergian, maupun operasi tubuh.  Sebenarnya tak ada hukum yang melarang perempuan untuk mengemudi. Namun ada aturan bahwa setiap orang yang mengemudi harus memiliki izin dari pemerintah setempat, yang mengeluarkan kartu izin itu hanya untuk kaum pria.

Selain Samar Badawi, ada dua perempuan lain yang sedang menunggu vonis karena aksi menyupir serupa.

Wednesday, October 19, 2011

WANITA DIMATA MUHAMMAD DAN ISLAM

Pengalaman pahit terhadap ibu dan para saudaranya diwaktu kecil membuat Muhammad memendam sakit hati terhadap wanita. Tekanan psikologis ini akhirnya tertuang dalam ajaran2 Islam baik dalam Quran maupun didalam hadis. Banyak kisah yang sejatinya menunjukkan bagaimana perlakuan deskriminatif Muhammad terhadap perempuan.
Sahih Bukhari 62: 33
Narasi Usama bin Zaid: Rasulullah mengatakan… “saya telah meninggalkan lebih banyak sengsara (affliction) terhadap kaum perempuan daripada kaum lelaki.”
Dan inilah anggapan Muhammad mengenai wanita!
1 Wanita itu serba kurang, baik dalam otak maupun imannya..

PARA ISTRI DAN WANITA MUHAMMAD

Salah satu kebohongan besar yang senantiasa diulang2 oleh ulama2 Islam adalah pernyataan bahwa pernikahan Muhammad adalah terutama dengan janda2 tua yang tidak cantik dan pernikahan itu bukan untuk pemuas birahi Muhammad.
Dua kutipannya adalah sebagai berikut : Rasulullah SAW menikahi 11 orang wanita. Tentu saja hal itu Nabi lakukan bukan untuk menyalurkan nafsu seks, sebab sepuluh diantara sebelas wanita itu nabi nikahi ketika mereka sudah menjanda dan telah tua renta 
Buku Pintar Agama Islam, Syamsul Rijal Hamid, Penebar Salam, Bogor, 2002, halaman 99
Padahal semua wanita yang beliau nikahi tidak lain adalah para janda, yang tidak bisa dikatakan muda, apalagi cantik. Satu-satunya isteri yang dinikahi dalam keadaan perawan hanyalah Aisyah ra. Meski pada usia yang masih muda, tapi ukuran usia nikah di semua peradaban dunia ini tidak bisa disamakan. (dikutip dari : Jawaban Kepada Eramuslim oleh sdr Ali5196,
Jadi menurut pernyataan diatas, istri2 Rasulullah adalah :

Wednesday, September 28, 2011

Tragedi Aisyah: Produk Penyiksaan Seksual Anak

Oleh Khalil Fariel
 
Bukan rahasia lagi bahwa penganiayaan seksual terhadap anak kecil berakibat fatal bagi pihak korban, baik muslim maupun non muslim. Bukan lagi rahasia pula bahwa Quran secara jelas membolehkan praktek pedofilia. Untnk menyadarkan Muslim akan efek bahaya dari penganiayaan anak jenis ini kita perlu bantuan sumber-sumber (referensi) islam asli. Itu sebabnya Aisyah, istri ketiga dan istri bocah paling favorit dari Muhammad, jadi model sempurna untuk mengungkapkan praktek pedofilia dan akibat-akibatnya bagi sang korban.


Dalam Islam, Aisyah binti Abu Bakar dianggap sebagai ‘ummul mukminin atau ibu orang-orang beriman’. Sumber-sumber islam membangga-banggakan Aisyah sebagai ‘ulama’ besar atau seorang tokoh intelek besar yang telah mengkisahkan sejumlah besar hadis. Ada kebenaran dalam klaim ini; sekitar 2.000 hadis dikisahkan oleh Aisyah, dan Aisyah menempati nomor dua setelah Abu Huraira dalam mengisahkan Hadis. Tapi, pengisahan ini tidaklah membutuhkan pendidikan tinggi, tidak perlu menjadi sarjana atau ‘ulama’, cukup ingatan tajam, toh ini cuma menceritakan kembali apa yang terjadi dan apa yang dikatakan dalam kehidupan Muhammad; dan kita akan lihat bahwa ingatan Aisyah benar-benar tajam. Sebaliknya, banyak juga hal dalam kehidupan Aisyah yang lebih suka dilupakan Muslim jaman sekarang.

Wednesday, September 21, 2011

Surga, Nikmatnya Pesta Seks Dalam Islam

Berikut ayat-ayat lain yang berkenaan dengan surga:
Mungkin anda sebagai muslim bertanya-tanya; Seperti apakah surga itu? Apakah yang kita lakukan disana?
Berikut penjelasan surga islami berdasarkan Quran dan Hadis sahih:
“Suatu kali Rasulullah pernah ditanya sahabat tentang hal ini. “Apakah penghuni surga melakukan persetubuhan?” Beliau menjawab, “Ya, dengan penyemburan yang keras, dengan kemaluan yang tidak lemas dan dengan syahwat yang tidak terputus, tetapi tidak keluar air mani sedikitpun, baik dari lelaki atau perempuan. Apabila selesai, perempuan kembali bersih dan kembali perawan.” (HR. Ibnu Hibban).

Kemudian marilah kita melangkah jauh kedalam Quran dengan ahli tafsir Quran yang terpercaya, berikut petikannya:

Quran Sura 52:17-20
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka. (Dikatakan kepada mereka): “Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan”, mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.

Wednesday, September 14, 2011

Penindasan Terhadap Wanita Dalam Islam

Oleh  Robert  Spencer  dan  Phyllis  Chesler

TAHUKAH ANDA:
  • Seorang pria Muslim di Iran memenggal kepala putrinya yang berusia 7 tahun karena ia mencurigai putrinya telah diperkosa oleh pamannya sendiri?1
  • Banyak anak perempuan Muslim yang disunat – dengan atau tanpa pembiusan – untuk menghancurkan seksualitas mereka dan menjadikan mereka “murni”?2
  • Pemukulan terhadap istri dan anak perempuan adalah sesuatu yang rutin dilakukan dalam dunia Muslim. Sebagai contoh, lebih dari 90% istri orang Pakistan telah dihajar, dipukuli, atau mengalami pelecehan seksual – hanya karena kesalahan-kesalahan seperti memasak makanan yang kurang dapat memuaskan, atau karena tidak dapat melahirkan anak laki- laki?3
  • Di Iran, umur yang sah untuk menikah adalah 9 tahun, dan di kamp pengungsi di Afghanistan sebenarnya semua anak perempuan yang duduk di kelas dua SD sudah menikah?4
  • Para wanita yang diperkosa di negara-negara Muslim seringkali akhirnya mengalami penghukuman sedangkan si pemerkosa melenggang bebas?5
  • Yang harus dilakukan seorang pria untuk menceraikan istrinya hanyalah berkata,”saya menceraikanmu” sebanyak tiga kali – lalu saat itu juga wanita itu menjadi janda tanpa ada yang mendukung dan juga harus kehilangan anak-anaknya, karena biasanya anak-anaknya diambil oleh suaminya?6

Fakta-fakta ini menunjukkan bahwa peperangan kita bukanlah hanya soal bom dan pembajakan pesawat terbang. Namun peperangan kita juga menyangkut soal penindasan terhadap kaum wanita — dan seringkali dengan menggunakan cara-cara yang mengerikan. Penindasan ini juga bukanlah merupakan insiden yang merupakan produk sampingan dari terorisme. Hukum Islam – syariah – yang diperjuangkan oleh para teroris agar diberlakukan di atas muka bumi memandatkan ditetapkannya diskriminasi terhadap kaum wanita. Pembedaan perlakuan terhadap jender dalam Islam jauh melampaui warga negara kelas dua. Pembedaan perlakuan jender dimaksudkan untuk menghancurkan dan menundukkan wanita.