Oleh: H. Aljabar
Kebanyakan Muslim percaya bahwa Arabia adalah tempat tinggal manusia pertama di dunia. Tempat Adam dan Hawa diturunkan ke Safa dan Marwa untuk keduanya dipertemukan. Arabia adalah juga asal-usul tempat kelahiran agama Ibrahim, yang kini diwasiatkan ke dalam agama Islam. Tempat dimana Ibrahim dan Ismail membangun dasar-dasar Baitullah untuk menjadi tanda kelak – ribuan tahun kemudian – bahwa Allah juga akan menurunkan pewahyuan kepada Nabi-Nya yang terakhir, Muhammad. Baitullah di Arabia itu pulalah tempat beribadah pertama yang paling mula didirikan untuk manusia sedunia. Bahasa Arab tiba-tiba menjadi pengganti dan pengulang bahasa pewahyuan para Nabi dulu (Ibrani dan Aram dan Greeka), lewat kepanjangan lidah Ruh dan para malaikat yang menyampaikan Firman-Nya secara jelas dan terang...Muhammad adalah orang Arab totok, dilahirkan dari bapak dan ibu Arab. Dipilih dan dipanggil Allah untuk memerdekakan Arabia (dan kelak dunia) dan membebaskannya dari zaman jahilliah pra-Islam, yang dimaknai sebagai zaman kebodohan dan kegelapan. Islam yang dibawakannya harus menyinarkan cahaya kefirdausan ke segala arah dan dimensi kehidupan, menjadi sumber pembaharuan, inspirasi, dan tolak ukur untuk semua peradaban dunia...dan tentu saja termasuk memajukan status wanita Arabia yang sedang dianggap rendah-rendahnya dikala itu.






