Wednesday, August 4, 2010

ISRA MIRAJ : Menutup Bukti Zinah Muhamad dengan Umm Hani

PERJALANAN KE SURGA KETUJUH DARI RUMAH JANDA (baca : Muhamad berzinah lagi !)

Thn 620M, saat Muhamad masih menjaga 'low profile' di Mekah, dikatakan bahwa-karena alasan tidak jelas-ia suatu malam tidak di rumah saudara sepupunya, Umm Hani.

Ia janda yang suaminya mati saat pasangan itu tinggal di Abyssinia. Pada tengah malam, malaikat Jibril datang dan "mendepaknya dengan kakinya" (Martin Lings, op. cit. p. 101). Muhamad pun bangun dan ia langsung ditranspor ke Yerusalem menaiki "kuda bersayap dengan wajah wanita dan ekor burung merak," yang disebut dengan Buraq. Saat disana, Muhammad mengikat sang Burraq disebuah tiang dan setelah itu memimpin doa dengan nabi-nabi jaman dulu, termasuk Adam, di tempat suci yang dinamakan the "Dome of the Rock."

Para penafsir Islam mengatakan bahwa tempat suci itu masih dalam bentuk puing2 sejak 40 tahun naiknya Kristen ke surga sampai jaman Kalif Omar (634-644) yang merestorasinya ke dalam bentuk aslinya. Bagaimana Omar memiliki design orisinal tempat suci itu merupakan sebuah misteri yang belum terjawab.

Tentang masalah moralitas, para pengritik mempertanyakan tujuan Muhamad sampai saat tengah malam masih berada di sebuah rumah seorang janda, yang tinggal sendiri, dan keputusan Tuhan untuk mengundangnya ke surga-Nya dari rumah sang janda, dan bukan dari rumahnya sendiri. Nampaknya Muhammad menciptakan cerita Isra Miraj itu utnku mengalihkan perhatian dari kehadirannya di rumahnya Umm Hani.

Walau orang Mekah dulu pemeluk polytheis, mereka sangat menghormati rekan2 mereka yg mati dan tidak akan melakukan hal2 yang akan membuat sakit hati jiwa2 yang sudah berangkat ke akhirat, seperti suaminya Umm Hani, misalnya.

Berzinah pun dianggap hal terlarang saat itu. Tapi Muhammad gagal mematuhi standar moral tersebut dan segera setelah kematian Khadijah, ia kelihatannya blingsatan memenuhi nafsu seksualnya dengan Umm Hani.

Keesokan harinya, penduduk ingin tahu dimana gerangannya malam sebelumnya. Karena tidak mau membocorkan rahasia indehoynya, ia mengatakan bahwa ia sedang jalan-jalan ke dunia lain. Mengingat perjalanan itu tidak melibatkan keikutsertaan manusia lain, maka tidak ada manusia lain yang ditanyakan kebenarannya, hal yang bisa menghancurkan karir kenabiannya.

Pendahuluan.
Enoch/Henokh di Bibel ada di Genesis/Kejadian 5:21-24, di Quran di sebut dengan nama nabi Idris, yang diangkat ke surga.

Menurut Genesis 5:24, Enoch diangkat ke langit. Berdasarkan ayat itu dibuat buku berjudul 1 dan 2 Enoch. Buku Enoch penuh dengan kejadian spektakuler, dan berbeda dengan Bibel Perjanjuan Lama (Tanakh) yang tidak akrab dengan Neraka dan Sorga yang bertingkat-tingkat.

Buku 2 Enoch ditulis antara 150-80 Sebelum Masehi, yang copynya juga ditemukan di kumpulan naskah Qumran, adalah kitab Apocrypha Yahudi atau Pseudogrypha atau Kitab yang tidak diakui oleh orang Yahudi (juga Kristen), yang isinya menceritakan kenaikan nabi Idris (Enoch). Sebagai bacaan dan cerita cukup digemari oleh orang Kristen abad-abad pertama sampai ke empat.

ISRA MIRAJ MUHAMMAD.
Muhammad didatangi Jibril. Kemudian dengan menaiki Buraq Muhammad di bawake ke Bayt Al-Maqdis (Jerusalem). Dari situ Muhammad di ajak ke Surga.

Muhammad dibawa ke surga yang pertama. Di sana Muhammad bertemu dengan Adam.

Kemudian Nabi dibawa ke surga kedua, bertemu dengan Yahya dan Isa dan berdoa bersama.

Kemudian Nabi dibawa ke surga ketiga.Nabi bertemu dengan Nabi Yusuf.

Di surga keempat nabi bertemu dengan nabi Idris.

Di surga keempat nabi bertemu dengan nabi Harun.

Di surga keenam Muhammad disambut dan didoakan oleh Nabi Musa.

Di surga terakhir dalam mi'raj Nabi, surga ketujuh, bertemu Ibrahim dan 70 ribu malaikat.

Setelah itu Nabi dibawa ke Sidrat Al-Muntaha, yang dibatasi oleh pohon khuldi, dan tak seorangpun boleh melewati batas ini.

Di Sidrat Al-Muntaha Muhammad menerima perintah shalat langsung dari Allah Mula-muladiperintahkan untuk menjalankan 50 kali sehari ibadah shalat wajib.

Nabi turun sampai ke surga keenam, dan bertemu Nabi Musa. Setelah konsultasi dengan Musa, nabi minta pengurangan Shalat menjadi 5 kali. Yang setiap shalatnya diberi reward 10 point (kayak citibank aja).

23 comments:

  1. INI FITNAH TERHADAP ISLAM !! HEY KRISTEN INJIL LO TUH UDA GA ASLI LG UDA DIUBAH2 MANUSIA2 BEJAT !!
    CERITA INI TIDAK SEPENUHNYA BENAR !!
    JANGAN ADA YANG PERCAYA DENGAN CERITA DI ATAS YA !!
    TIDAK ADA BUKTI YANG JELAS !!
    SINI LO DEBAT AJA LGSG SAMA GUA SAMBIL BAWA BUKTI2 YANG JELAS, NANTI KITA SAMA2 SHARE KLO BRANI !!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mari kita bahas dengan NALAR SEHAT Keanehan dalam cerita hadis tentang Isra Miraj di atas :

      1. Malaikat penjaga langit, tidak mengenal Malaikat Jibril sehingga setiap masuk tingkatan langit selalu ditanya “ siapakah Engaku ??…Aneeeh banget Malaikat yang begitu Penting (Jibril) ngak dikenali oleh Malaikat Penjaga langit,,

      2. Inbn Ishag (P182) : Muhamad berceloteh bahwa Malaikat memiliki 70.000 kepala; setiap kepala memiliki 70.000 wajah. (Total wajah yg dimilikinya: 4.900.000.000) Setiap wajah memiliki 70.000 mulut (Total mulut: 343.000.000.000.000) Setiap mulut memiliki 70.000 lidah (Total lidah: 24.010.000.000.000.000.000) Setiap lidah mampu berbicara dalam 70.000 bahasa (Total bahasa yang mampu digunakannya : 1,680,700,000,000,000,000,000,000), Dan kesemuanya itu diciptakan Allah untuk satu tujuan, yaitu memuja dia. Buseeeeet deeh..!!!

      3. Menurut Ibn Ishaq (p182) Jibril membangunkan muhamad dengan KAKINYA..Bukankah itu suatu PERBUATAN KASAR DAN TIDAK SOPAN terhadap rasul Awloh..?? Muslim mengklaim muhamad adalah orang termulia di mata Awloh, dan para malaikat (termasuk Jibril tentunya) sujud menyembah dia, bahkan Awloh pun bersalawat untuk sang nabi, tetapi kok begitu kurang ajarnya si Jibril ini..!!! Tidak bisakah berlaku sopan membangunkan dengan TANGANNYA ??

      4. Buraq digambarkan seperti hewan tunggangan, yang di-ikatkan oleh muhamad di pintu masjidil Agsa.
      Analisa Kejanggalan : Jika seseorang dibonceng / diajak naik motor/ mobil oleh orang lain, maka sudah dapat dipastikan bahwa jika sudah sampai pada tempat tujuan maka si sopirlah/ penunggang motorlah yang akan memarkirkan kendaraanya, BUKAN ORANG YANG DIBONCENG.Tetapi kenapa dalam kasus ini Muhamad yang mengikat (memarkirkan) Buroq di depan Masjidil Aqsa..padahal muhamad adalah pihak yang dibonceng oleh Jibril..Lalu kenapa pula Buraq harus diikat ?? apakah kendaraan yang khusus disediakan oleh Awloh swt. untuk menjemput sang nabi itu TAKUT KABUR..??? kambing kaleee…!

      5. Menurut periwayatan Ibnu Ishag (Hal. 182) Muhamad membimbing mereka ( para nabi sebelumnya )dan menjadi imam utama dalam sholat. Nampak sekali kebohongan ini. Bukankah menurut ajaran Quran SELURUH PARA NABI SEJAK ADAM HINGGA ISA ADALAH BERAGAMA ISLAM ?? logika sehatnya : SEHARUSNYA MEREKA JAUH LEBIH PINTAR DARI PADA MUHAMAD YANG BARU LAHIR DI ABAD KE 7,,KOK BISA-BISANYA MUHAMAD YANG BELUM TAHU APA2 TENTANG SHOLAT (MASIH DI BUMI BELUM KETEMU AWLOH TUK MENERIMA PERINTAH SHOLAT) DIJADIKAN IMAM OLEH MEREKA..???

      6. Rasulullah shalat 2 rakaat sebelum ke langit, padahal perintah shalat belum datang (menurut hadis tersebut)…nah lho ciptaan siapa sholat yang ini ???
      7. Setelah sholat di Masjidil Aqsa sebuah tangga dipasang, menghubungkan Masjid Aqsa dengan ketujuh surga dilangit. Pertanyaanya : Kenapa memerlukan TANGGA tuk Naik ke SURGA ?? Bukankah Awloh telah menyediakan Buraq ? dan Buraqlah yang membawa muhamad mengunjungi setiap pintu langit ??..ATAU BURAQNYA YANG NAIK TANGGA SAMBIL MENGENDONG MUHAMAD ??? MANA YANG LEBIH CEPAT,, BURAQ NAIK TANGGA ATAU BURAQ TERBANG DENGAN SAYAPNYA ????....LALU KENAPA SAAT TURUN KE BUMI BURAQ DAN JIBRIL NGAK PAKAI TANGGA, TETAPI SAAT AKAN BALIK KE LANGIT HARUS LEWAT TANGGA ????...ADA2 AJA MULSIM INI…..!!!


      Delete
    2. 7. Setelah sholat di Masjidil Aqsa sebuah tangga dipasang, menghubungkan Masjid Aqsa dengan ketujuh surga dilangit. Pertanyaanya : Kenapa memerlukan TANGGA tuk Naik ke SURGA ?? Bukankah Awloh telah menyediakan Buraq ? dan Buraqlah yang membawa muhamad mengunjungi setiap pintu langit ??..ATAU BURAQNYA YANG NAIK TANGGA SAMBIL MENGENDONG MUHAMAD ??? MANA YANG LEBIH CEPAT,, BURAQ NAIK TANGGA ATAU BURAQ TERBANG DENGAN SAYAPNYA ????....LALU KENAPA SAAT TURUN KE BUMI BURAQ DAN JIBRIL NGAK PAKAI TANGGA, TETAPI SAAT AKAN BALIK KE LANGIT HARUS LEWAT TANGGA ????...ADA2 AJA MULSIM INI…..!!!
      8. Kisah tawar-menawar jumlah rakaat Shalat… Tentu bertentangan dengan Ayat 6/115, 10/64, menyatakan tiada perubahan bagi Kalimat ALLAH, dan Ayat 33/62, 35/43, menyatakan tiada perubahan bagi Ketentuan ALLAH dan Ayat 30/30 menyatakan tiada perubahan bagi Ciptaan ALLAH.. Jika masih berlaku tawar-menawar antara Muhammad dan ALLAH mengenai jumlah Shalat setiap hari, tentulah pernyataan ALLAH pada beberapa Ayat Suci tersebut tidak benar. Namun menurut pemikiran wajar, tidaklah mungkin berlaku tawar-menawar antara Khaliq dan makhIuk-NYA.
      9. Ruh para Nabi berada di langit, bukan di alam barzah…
      10. Nabi Musa menyuruh muhamad agar minta keringanan kepada Allah. Terlihat Musa lebih cerdas dari pada Allah orang Muslim dan sang nabi Muhamad, apakah Allah tidak berpikir jika seandainya Musa tidak menyuruh muhamad menawar dan muslim diwajibkan sholat 50x sehari ? Mari sedikit berfikir logika : Jika sehari semalam ada 24 Jam maka setiap 28,8 menit sekali muslim harus menjalankan sholat (24jam:50), tanpa istirahat tidur, makan, mandi, bekerja dll.,,terbayang ngak begitu bodohnya muhamad ini yang tidak punya inisitiatif sama sekali untuk protes ,,???. Perhatikan juga, Kata Musa “karena umatmu tidak akan kuat melaksanakannya, Aku pernah mencobanya pada Bani Israel ” Kapan umat Musa (bani Israel) di suruh sholat 50 kali ??? Emang ada tertulis dalam taurat dan quran, ayat berapakah itu,, ???
      1

      Delete
    3. 11. Mahluk Apakah Buraq ini, dan kenapa harus bersayap ??,,Menurut cerita, Muhamad dibawa ke langit ketujuh sepanjang malam. Kalau mengacu pada kecepatan cahaya diruang hampa adalah 300.000 km/detik,dan cepat rambat cahaya dari Matahari ke bumi sekitar 8,5 menit, jarak Bumi dan matahari berkisar 147.000.000 Km. Jika saja (andaikan) waktu yang dibutuhkan Muhamad bolak balik saat isra miraj adalah 10 jam (asumsi berangkat jam 7, kembali jam 5 subuh ),berarti jarak bumi ke langit ketujuh adalah : (10 jam / 2 x 60 menit) / 8,3 x 147Jt = 5.313.253.012 km ( 5,3 milyar Km ). Kejanggalannya adalah :
      a. Apa fungsi sayap pada mahluk Buraq ?? kita tahu sayap pada burung berfungsi untuk mendapatkan kecepatan/tenaga dengan jalan memindahkan angin / udara didepan ke belakang atau dari atas kebawah sehingga tubuhnya dapat maju bergerak kedepan atau terangkat ke atas.Semakin kuat udara / angin yang dapat dipindahkan maka semakin cepat laju bergeraknya,, maka secara teorits otomatis sayap hanya akan berfungsi jika ada UDARA, dan batas maksimal keberadaan udara adalah 5Km dari Jarak Bumi, setelah itu adalah hampa udara,,,Lalu sisa jarak 5Milyar km lagi menuju langit ke tujuh ditempuh dengan cara apa ??? Mengapa Allah mengirim Buraq bersayap yang tidak ada fungsinya untuk mendukung perjalanan ini, malahan jika dikaitkan dengan hukum Aerodinamis keberadaan sayap tersebut justru akan menjadi beban tambahan sebagai penghambat laju kecepatan,bukan ??
      b. Adakah Mahluk lain yang lebih cepat dari Buraq ? Hadits hanya menerangkan bahwa Buraq adalah mahluk paling cepat, pertanyaannya, dengan kendaraan apa para nabi lainnya kembali ke langit setelah sholat bersama di Masjidil Aqsa ? karena para nabi telah sampai lebih dulu kembali dilangit dibanding Jibril dan Muhamad, berarti ada kendaraan yang jauh lebih cepat dari Buraq ??
      c. Kenapa mahluk Buraq yang sangat fenomenal, aneh dan ajaib ini tidak memberikan kesan apapun pada Muhamad ?? Lihat hadits di bawah ini sang nabi tidak menggambarkan ekspresi kekagumannya, berbicara sangat datar :
      i. “Al-buraq, seekor binatang putih, lebih kecil dari bagal dan lebih besar dari keledai dibawa kepadaku dan aku bersama Jibril”. (HS.Bukhari, Book #54, Hadith #429)
      ii. “Diriwayatkan atas otoritas Anas bin Malik bahwa Rasul Allah berkata: Saya diangkat al-buraq binatang putih dan panjang, lebih besar dari keledai tapi lebih kecil dari kuda, yang dapat menempatkan tapak tumitnya menurut pelbagai jarak yang berbeda. Saya naik keatasnya dan sampai kepada BaitNya (Baitul Maqdis di Jerusalem)”. (HS.Muslim, Book #001, Hadith #309)
      iii. “Maka seekor binatang putih, lebih kecil dari bagal dan lebih besar dari keledai dibawa kepada saya (mengenai ini Al-Jarud bertanya, “Apakah itu buraq, wahai Abu Hamza?" Dan saya (Anas) mengiakannya. Nabi berkata, "Langkah dari binatang ini begitu jauhnya sehingga setiap tapaknya mencapai titik sejauh mata binatang itu memandang. Saya dibawa diatasnya, dan Jibril bersama saya hingga kami mencapai tingkat langit terdekat”. (HS.Bukhari, Book #58, Hadith #227).

      Delete
    4. 2. Ternyata Hadis yang meriwayatkan perintah shalat pun sebenarnya telah ada, ketika Khadijah masih hidup (sebelum peristiwa Isra Mi’raj)…
      Musnad Ahmad 1691: Telah menceritakan kepada kami Ya’qub telah menceritakan kepada kami bapakku dari Ibnu Ishaq telah menceritakan kepadaku Yahya bin Abu Asy’ats dari Isma’il bin Iyas bin ‘Afif Al Kindi dari Bapaknya dari kakeknya berkata; Saya adalah seorang pedagang. Saya datang untuk menjalankan ibadah haji, lalu saya mendatangi Al Abbas bin Abdul Muththalib untuk membeli dagangan darinya, yang dia juga seorang pedagang. Demi Allah, pada saat saya di Mina, ada seorang laki-laki yang keluar dari dalam tenda yang tidak jauh darinya, dia melihat ke arah matahari, ketika matahari telah condong, orang itu berdiri dan shalat. Kemudian keluarlah seorang wanita dari tenda itu juga dan berdiri di belakang orang tadi dan ikut shalat. Lalu seorang anak kecil yang menginjak usia baligh keluar dari tenda tersebut dan ikut shalat bersama kedua orang tadi. Maka saya pun bertanya kepada Al Abbas; “Siapa orang itu Wahai Abbas?” dia menjawab; “Itu adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib anak saudaraku.” Saya bertanya lagi; “Siapakah wanita itu?” dia menjawab; “Itu adalah istrinya Khadijah binti khuwalaid.” Saya bertanya lagi; “Siapa pemuda itu?” dia menjawab; “Itu adalah Ali bin Abu Thalib anak pamannya.” Saya bertanya lagi; “Apa yang mereka lakukan?” dia menjawab; “Dia sedang shalat, dia mengaku bahwa dia adalah seorang Nabi, dan tidak ada yang mengikuti perintahnya kecuali istrinya dan anak pamannya, pemuda tersebut. Dia juga mengaku bahwasanya akan ditaklukkan untuknya perbendaraan-perbendaraan Raja Kisra dan Kaisar.” Kemudian ‘Affif, yaitu anak paman Al Ays’Ats bin Qais berkata; -dan dia masuk Islam setelah itu serta keIslamannya baik- “Seandainya Allah memberiku rizki Islam pada hari itu, maka aku adalah orang yang ketiga bersama Ali bin Abu Thalib RAdhi Allahu ‘anhu.”
      Musnad Ahmad 3361: Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Dawud telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awanah dari Abu Balj dari Amru bin Maimun dari Ibnu Abbas ia berkata; Orang yang pertama kali shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam setelah Khadijah adalah Ali, dan ia berkata sekali lagi; Yang masuk Islam.

      Gunakanlah Nalar dan Akal Sehat dalam mencari KEBENARAN SEJATI, termasuk kebenaran dalam ajaran Agama..!!!

      Sebab ada tertulis dalam kitab bahwa Iblis pun bisa menyamar menjadi Malaikat..!!!

      Delete
  2. SEMOGA PEMILIK BLOG SESAT INI DIBERI PENYAKIT MEMATIKAN DAN MATI DALAM KEADAAN MENGENASKAN!! DAN SEMOGA DISIKSA DI ALAM KUBUR DAN LANGSUNG DIMASUKKAN KE NERAKA JAHANAM NANTINYA. AMIEN YA ROBBAL ALAMIN..

    ReplyDelete
    Replies
    1. x elok mcmtu....kita doakan dia insaf,itulh yg spatutnya dilakukan....kite contohi nabi,walaupun sering dihina,dia tetep mendoakan islamnya orang itu...

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
    3. sMe SaX,,kamu ngak usah bicara ngawur,,jika memang kamu tahu bahwa itu benar, tinggal posting saja di sini mana bukti kebenarannya tentang Isra Miraj ITU ?? jika memang Miraj itu benar kenapa tidak tertulis dalam Quran ?? BUKANKAH ITU SEBAGAI TONGGAK SEJARAH HEBAT DALAM ISLAM, PERISTIWA SPEKTAKULER DIMANA SANG NABI DIBAWA KE SURGA DAN DIPERINTAHKAN SHOLAT..TAPI yang tertulis malah hanya ISRA NYA SAJA..(MAHA SUCI ALLOH YG TELAH MEMBERANGKATKAN UMATNYA...), MENCERITAKAN SAAT NABI BERANGKAT DARI MSJDL HARAM KE MASJIDIL AQSA,,LHO MIRAJNYA DIMANA YA ?? ..PENTING MANA KISAH ISRA ATAU KISAH MI'RAJ NYA ????

      KENAPA MI'RAJ NGAK ADA DALAM QURAN ? KARENA ITU CERITA BOHONG...!!!

      Delete
  3. Buraq (bahasa Arab: البراق , al-burāq; "cahaya atau kilat") adalah sesosok makhluk tunggangan ajaib, yang membawa Nabi Muhamad SAW dari Masjid al-Aqsa menuju Mi'raj ketika peristiwa Isra Mi'raj. Makhluk ini diciptakan Allah tebuat dari cahaya.

    Peristiwa Isra Mi'raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam "diberangkatkan" oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi'raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buraq (bahasa Arab: البراق , al-burāq; "cahaya atau kilat") adalah sesosok makhluk tunggangan ajaib, yang membawa Nabi Muhamad SAW dari Masjid al-Aqsa menuju Mi'raj ketika peristiwa Isra Mi'raj. Makhluk ini diciptakan Allah tebuat dari cahaya.
      =========================================
      mengapa Buraq di gambarkan sebgai kuda berkepala wanita dan gambar ini sering di jumpai di rumah-rumah muslim termsuk di rumah aku(MURTADIN)

      dan gambar tersebut indetik dgn wanita(kesukaan Rasullloh)

      Delete
  4. wkwkwkwkwkwkkk...WKWKWKWKWKKKK...LUCU CERITANYA LUCU BANGET pake EGP.
    Tenang Aja...ISLAM IS MY LIFE BRO...
    GUE GAK AKAN BAKALAN TERPENGARUH KOK...
    MARI KITA SAMA SAMA BERSYAHADAT YA PAK PENDETA...
    LAILLAHAILLAH MUHAMADUR RASULULLAH...AMIN

    Selamat Anda Sudah Termasuk Orang Beriman Pak Pendeta.

    ReplyDelete
  5. semoga Allah swt mengampuni dosa mu nak...
    dan di beri hidayah dan petunjuk di jalannya...

    ReplyDelete
  6. Hai org Kafir, Yahudi sesungguhnya kau adalah tidak lebih dari seorang Binatang yang keji di muka bUmi, yg bisa memutar balikan fakta, ingat allah akan mengazab mu

    ReplyDelete
  7. Bila mau jujur dengan menggunakan akal sehat, maka detail dari kisah isra’-mi’raj ini memuat begitu banyak kesalahan dan pertentangannya, yaitu ;
    1. Melawan sejarah(di Yerusalem pada masa itu mesjid Al-Aqsa belum ada),
    2. Melawan kronologi waktu. Saat Perjalanan Isra Mijraj muhamad berangkat dari Mekah Menuju langit ke Tujuh, tetapi sebelumnya singgah dulu di majidil Aqsa (yang saat itu belum ada ), dan di Majid tersebut (yang belum ada ) melakukan shalat isya bersama dengan para nabi nainnya diantaranya Nabi Ibrahim dan nabi Adam, baru setelah itu naik ke langit ke tujuh menaiki Buraq. Pertanyaannya; Bukankah perintah sholat itu baru turun / diberikan saat muhamad pulang dari langit ke tujuh setelah bertemu alloh ( setelah tawar menawar dari 50 menjadi 5 kali),, ???
    3. Melawan hikmat Allah ( baik Alloh maupun Muhammad kalah pintar dibanding dengan Musa yang menyuruh Muhamad minta ketetapan Alloh agar dibatalkan dan diubah berkali-kali menjadi 5 x).
    4. Kejanggalan lain ; Apakah Muhamad pergi kelangit ketujuh naik Buroq sendirian atau bersama yang lain ? Kalau memang sendirian lalu nabi Adam pergi dengan siapa ? karena saat sampai dilangit pertama muhamad disambut dan diberi salam oleh nabi Adam, bukankah beliau berada di Masjidil aqsa waktu tadi sholat bersama ???

    Apakah kita harus percaya dengan wahyu-mujizat isra’-mi’raj bila sudah melihat kenyataan seperti ini?? Sebenarnya, jauh-jauh hari para sarjana muslim sudah mengantisipasi akan adanya kemungkinan terjadinya perdebatan mengenai hal ini sehingga menyatakan bahwa wahyu-mujizat terbesar Muhamad hanyalah Alquran!! Namun mereka ternyata juga tidak bisa berbuat banyak ketika kepada mereka dihadapkan sebuah kenyataan bahwa Alloh telah sejak awal mengklarifikasi hal tersebut bahwa ; “Alloh berfirman, ‘Tidaklah Kami meninggalkan sesuatupun dalam Al-Quran!!” (QS 6;38).

    Kini sudah waktunya semua muslim untuk mulai berpikir ulang akan iman buta yang selama ini membelenggu mereka...

    ReplyDelete
  8. Benarkah Isra Miraj adalah menjemput perintah Shalat ?
    Untuk sama dipahami, kewajiban sholat sudah ditetapkan Allah pada tahun awal Kenabian dengan turunnya surah al Muzammil ayat 1 – 9, jauh sebelum turunnya Surah Al Isra pada tahun ke empat Kerasulan.
    1. Dikatakan bahwa Nabi Musa telah mengusulkan kepada Nabi Muhammad agar naik kembali menemui ALLAH untuk memohon perintah Shalat dikurangi dari 50 kali menjadi 5 kali sehari. Dalam hal ini timbul pertanyaan, apakah Nabi Musa lebih cerdas daripada Nabi Muhammad, Sementara beliau (muhamad) mengklaim dirinya sebagai nabi yang paling sempurna ??
    Apakah dengan itu orang-orang Yahudi bermaksud meninggikan Nabi pembawa Taurat daripada Nabi pembawa Alquran?
    Sebaiknya orang-orang Islam mempertimbangkan masak-masak sebelum membenarkan dongeng tak teranalisakan itu.
    2. Dikatakan Nabi Muhammad naik kembali menemui ALLAH untuk memohon agar perintah Shalat 50 kali sehari dikurangi dan dikurangi hingga menjadi 5 kali sehari, yaitu sepuluh persen dari jumlah yang ditetapkan bermula.
    Semisalnya seorang pedagang menyatakan harga barangnya 50 rupiah kemudian sesudah tawar-menawar, barang itu dijualnya 5 rupiah, maka pada otak si pembeli akan timbul suatu anggapan bahwa pedagang itu sangat kejam atau kurang waras. Sebaliknya pedagang waras yang menghadapi penawar barangnya sepuluh persen dari harga yang ditetapkannya, tentu tidak akan meladeni penawar itu karena dianggapnya kurang waras.
    Dalam pada itu Ayat 6/115, 10/64, menyatakan tiada perubahan bagi Kalimat ALLAH, dan Ayat 33/62, 35/43, menyatakan tiada perubahan bagi Ketentuan ALLAH dan Ayat 30/30 menyatakan tiada perubahan bagi Ciptaan ALLAH.
    Jika masih berlaku tawar-menawar antara Muhammad dan ALLAH mengenai jumlah Shalat setiap hari, tentulah pernyataan ALLAH pada beberapa Ayat Suci tersebut tidak benar. Namun menurut pemikiran wajar, tidaklah mungkin berlaku tawar-menawar antara Khaliq dan makhIuk-NYA.
    3. Dikatakan bahwa sewaktu Mi’raj, Nabi menjemput atau menerima perintah Shalat dari ALLAH, kemudian sesudah berjumpa dengan Musa, beliau naik kembali berulang kali menemui ALLAH untuk memohon keringanan. Hal ini menyimpulkan bahwa ALLAH tidak ada di Bumi atau di langit tempat Nabi Musa itu berada.
    Sungguh keadaan demikian sangat bertantangan dengan Firman ALLAH yang banyak tercantum dalam Alquran, terutama Ayat 50/16, dan 7/3, di mana dinyatakan bahwa ALLAH ada di mana saja bersama setiap diri, malah DIA lebih dekat kepada seseorang daripada urat leher orang itu sendiri. Jadi kenapa harus bolak-balik naik ke langit menemui Allah untuk minta pengurangan, bukankah Allah lebih dekat kepada seseorang daripada urat lehernya orang itu sendiri ??
    Demikianlah sebagian tinjauan kritis terhadap isi hadits tentang Mi’raj, tanpa harus menafikan akan kebenaran terjadinya peristiwa tersebut.. Wallahu a’lam bisshawaab

    ReplyDelete
  9. Astagfirullah...berikan hidayah mu ya allah... Islam is my way

    ReplyDelete
  10. Segala sesuatu yang bersifat gaib bila Alloh SWT mengkendaki maka terjadi.
    Sudahlah....itu kembali kepada bagaimana cara menyikapi tentang isra miraj itu sendiri.
    Yang harus tertanam dalam hati yaitu kepercayaan akan adanya Alloh SWT sebagai tuhan yang Maha di atas segalanya.
    Yang menciptakan langit dan bumi yang luas,gunung yang berdiri kokoh, proses pembentukan manusia dan mengatur kerjanya syaraf2 pada tubuh manusia.
    Atas kebesaran Alloh SWT, itu semua dapat terjadi.
    Kemanakah kita setelah mati, dimanakah kita,bagaimana dengan perbuatan yang kita lakukan selama hidup, apa yang terjadi pada ruh kita..
    Itu yang harus diyakini dengan logika...

    ReplyDelete
  11. Trimakasih Brother atas artikelnya
    saya membaca dan menanggapi sekaligus memahami dengan segenap hikmat pengkajian dan pemahaman secara ilmiah dan logis.
    dan saya banyak mendapat pencerahan sekaligus studi materi dari seluruh artikel diatas. GBU....
    saya mendapat islam (syariat) dari orangtua saya, yang mana setelah sekarang saya dewasa, begitu banyak kejanggalan-kejanggalan yang saya dapati.

    nb: buat yang tidak suka dengan komen saya, jangan debat saya.
    fatkhul muin, dhuratun nasihin, ghozwul fikri, alfiah, ikhya ulumidin, dan sederet kitab-kitab dari tajwid, fiqih sampai thariqat, sudah cukup membuat saya muak. karena pada intinya al-Quran lah yang mengepalai seluruh kitab-kitab dibawahnya.
    dan ternyata pada intinya ayat demi ayat yang tercantum didalamnya banyak yang blunder dan tidak beraturan.

    pada prinsipnya saat ini saya hanya berpegang teguh pada TUHAN, ALLAH, ELOHE, YAHWE, YEHUWA. dan sederet perbedaan lidah yang lainya, namun pada dasar dan hakekatnya itulah Tuhan yang satu. Qul huwa-llahu ahad !



    ReplyDelete
  12. silahkan baca http://santri.net/aqidah-akhlak/aqidah/kejanggalan-isra-miraj/

    ReplyDelete
  13. satu lagi perlu diingat sains adalah sains, mukjizat adalah mukjizat
    keduanya masing2 sulit disatukan

    ReplyDelete