
Calon tenaga kerja Indonesia (TKI) dari PT Duta Tangguh Selaras di Kelurahan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, mengacungkan tangan tanda siap diberangkatkan ke Arab Saudi setelah Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggerebek tempat penampungan itu, Rabu (22/6). Dari tempat tersebut, polisi menemukan 209 TKI yang 12 orang di antaranya diduga bermasalah karena kurang umur, hamil, dan buta huruf.
KOMPAS.com - Juni 2009. Malam nan laknat itu datang. Di lantai tiga sebuah apartemen di Kota Hawali, Kuwait, pembantu rumah tangga Imas Tati (22) terpentang, terbaring telanjang di ruang tamu. Kedua tangan dan kakinya diikat pada kaki-kaki kursi. Majikannya, seorang pria berusia 30 yang ia panggil Baba, memandangi tubuh Imas dengan nanar. Tangan Baba menyentuh Imas.
”Ya Allah, Ya Rabbi,” bisik Imas dalam hati. Matanya berkaca-kaca. Tak berapa lama, air matanya tak terbendung lagi, mengairi pelipisnya. Ia terus menderas asma suci Allah dalam hati. Tangan dan kakinya terus meronta, menolak disentuh. Tapi Baba tambah bernafsu. Ia bukan hanya menyentuh, tetapi memukuli Imas.